Kecemasan praoperasi dapat memicu respons simpatis yang mengganggu kesiapan pasien sebelum pembedahan, terutama pada anestesi spinal ketika pasien tetap sadar selama prosedur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menerapkan patch aromaterapi lavender sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan kecemasan pasien praoperasi dengan anestesi spinal. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Purwokerto pada 29 Juni–13 Juli 2026 dengan melibatkan 30 pasien yang memenuhi kriteria. Tingkat kecemasan dinilai menggunakan Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Setelah pengukuran awal dan edukasi singkat, dua patch aromaterapi lavender ditempelkan pada kedua lengan atas selama 15 menit dalam posisi rileks, sekitar satu jam sebelum operasi, kemudian dilakukan pengukuran ulang. Sebelum intervensi, 22 peserta (73,3%) mengalami kecemasan sedang, 5 peserta (16,7%) kecemasan ringan, dan 3 peserta (10,0%) kecemasan berat. Sesudah intervensi, 24 peserta (80,0%) mengalami kecemasan ringan dan 6 peserta (20,0%) tidak mengalami kecemasan. Proporsi tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas normal juga meningkat setelah intervensi. Implementasi patch aromaterapi lavender menunjukkan perubahan deskriptif ke arah tingkat kecemasan yang lebih rendah serta parameter fisiologis yang lebih stabil, sehingga berpotensi digunakan sebagai intervensi pendamping dalam pelayanan keperawatan perioperatif.
Copyrights © 2026