Digitalisasi pengelolaan data kesejahteraan sosial di tingkat desa diharapkan memperkuat akurasi administrasi dan kualitas pelayanan, tetapi pelaksanaannya masih menghadapi kendala data, kapasitas operator, dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Desa Mohili, Kecamatan Ulugawo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel jenuh sebanyak 57 kepala keluarga penerima manfaat. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang masing-masing terdiri atas 15 butir untuk variabel SIKS-NG dan kualitas pelayanan, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Instrumen reliabel dengan koefisien alfa 0,830 dan 0,785. Hasil menunjukkan hubungan positif sedang (r = 0,474) dan pengaruh positif signifikan (B = 0,456; t = 3,990; p < 0,001). Model menjelaskan 22,45% variasi kualitas pelayanan. Temuan menegaskan bahwa SIKS-NG berkontribusi nyata, namun peningkatan pelayanan juga memerlukan penguatan kapasitas operator, kualitas data, komunikasi, dan dukungan infrastruktur.
Copyrights © 2026