Kegiatan sedekah dari jenazah pada Masyarakat Desa Mersip yang telah ada sejak Tahun 1950. Bentuk usaha yang dilakukan dalam pengaplikasian budaya Islam, khususnya kebiasaan pada masyarakat Desa Mersip yang telah mengalami pergeseran semenjak kedatangan Islam. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan kualitatif (field research). Dalam kajian Living Qur’an, pendekatan yang digunakan penulis dalam penelitian ini yakni fenomenologi, pendekatan ini dianggap relevan dalam kajian Living Qur’an, dikarenakan yang menjadi objek pembahasan dalam penelitian ini berhubungan erat dengan realita sosial yaitu tentang fenomena sosial yang terdapat didalam kehidupan masyarakat di Desa Mersip Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun yang bersedekah mengatasnamakan dari jenazah. Hasil dari penelitian ini adalah menjelaskan landasan kegiatan sedekah dari Jenazah di Desa Mersip Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun, dikarenakan bahwa terdapat di dalam kitab Haqiqatul Ta’mil menjelaskan apabila ada orang yang meninggal maka, banyak-banyaklah kita bersedekah dengan niat untuk menghadiahkan jenazah tersebut. Bapak M. Arsal memberikan pandangannya terhadap sedekah dari jenazah adalah suatu kegiatan yang mengandung amal ibadah dan mengumpulkan masyarakat untuk saling bersilaturahmi, pada intinya kegiatan ini adalah bersifat positif.
Copyrights © 2021