At-Tibyan: Journal of Qur’an and Hadis Studies
Vol 6 No 1 (2023): AT-TIBYAN: Journal of Qur’an and Hadis Studies

AL-RIWAYAH WA AL-DIRAYAH DALAM TAFSIR AL-KASYSYAF KARYA AL-ZAMAKHSYARI

Muhammad Subhan (UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2023

Abstract

Al-Qur'an menjadi pedoman hidup bagi manusia sepanjang masa dan dimanapun. Nabi Muhammad SAW sendiri sebagai Penerima wahyu telah diberi wewenang oleh Allah SWT untuk menjelaskan dan menyampaikan prinsip-prinsip dan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya kepada manusia. Tindakan itul telah dilanjutkanl oleh paral sahabat danl generasi- generasil penerus lberikutnya, yaitu denganl melakukan upayal kajian danl telaah terhadap Ayatl-ayat lAl-Qur'anl. Daril usaha itulahl kemudian dikenall dengan tafsirl Al-lQur'an. Model tafsirl yang terakhirl mewarnai salahl satu tafsirl terkemuka padal abad XIIl M yaitul al-Kasysyafl karya lal-Zamakhsyari. Karyal tersebut menurutl sebagian besarl ulama berbentukl penafsiran bi al-ra’yi. Penafsiranl tersebutl menurutl Nasaruddinl Baidanl dikarenakanl kauml teologl menafsirkannyal daril sudutl pemahamanl lteologis, Al-Juwainil menjelaskan hall-hal yangl berkaitan denganl metode danl corak Tafsirl al-lKasysyaf, diantaranya setiap lpenafsiran al- Zamakhsyari selalu mendahulukan akal manusial, begitul juga lal-sunnah, lijma’, dan lqiyas. Yangl pastinya lal-Zamakhsyari dalaml menulis tafsirnyal sangat dipengaruhil oleh mazhabl teologi yangl dianutnya, yangl tampak padal corak tafsirl al-lKasysyaf. Al-Zamakhsyaril dalam memaknail ayat-ayatl al-lQur’an sungguhl terpengaruh olehl paham lMu’tazilah yangl begitu rasionall dan cenderungl memalingkan maknal zahir ayat kel makna majazil demi mandapatkanl makna yangl relevan lmenurutnya. Namun menurut Hasbi Ash-Shiddieqy di dalam menafsirkan ayat al-Qur’an al-Zamakhsyari tidak selalu menjadikan akall sebagai alatl bedah utamalnya, tetapi ada juga ayat-ayat al-Qur’an yang ditafsirkan menggunakan naql atau menggunakan metode penafsiran bi al-Ma’tsur. Sebagaimana dijelaskan oleh Al-Farmawi, tafsir bi al ma’tsur disebut pula tafsir bi-riwayah dan an-naql yaitu penafsiran yang mendasarkan pada penjelasan al-Qur’an itu sendiri, penjelasan rasul, penjelasan para sahabat melalui ijtihadnya dan aqwal tabi’in.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

ATB

Publisher

Subject

Description

The journal has a particular focus on Qur’anic and Hadith sciences, exegesis and commentary, as well as the intellectual traditions of interpretation throughout history. It also accommodates research on the living practices of the Qur’an and Hadith within Muslim communities, alongside ...