Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 guru sekolah dasar dan menengah di Kota Padang. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dan kinerja guru dengan nilai korelasi (r) = 0,726 dan signifikansi (p) < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,527 menunjukkan bahwa self-efficacy berkontribusi sebesar 52,7% terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan ini menegaskan bahwa keyakinan diri guru terhadap kemampuannya memiliki peran penting dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2025