Fenomena hubungan toksik semakin mendapat perhatian sebagai isu sosial dan kesehatan mental karena pola relasi destruktifnya berdampak langsung pada keseimbangan emosional dan psikologis individu. Secara global, kondisi ini dikategorikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai Intimate Partner Violence, sementara di Indonesia tercermin dalam tingginya kasus Kekerasan dalam Pacaran. Berangkat dari konteks tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika emosi tokoh utama Alana Bailey Hawkins dalam novel Psychopath’s Obsession karya Angel Hwang berdasarkan teori klasifikasi emosi David Krech, meliputi rasa bersalah, memendam rasa bersalah, menghukum diri sendiri, sedih, benci, cinta, serta rasa malu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat serta kajian kepustakaan, yang dilanjutkan dengan analisis interaktif terhadap kutipan-kutipan relevan dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi Alana merepresentasikan kompleksitas psikologis korban hubungan toksik, di mana rasa bersalah mendorong refleksi diri, sementara memendam rasa bersalah memperparah trauma internal. Pola relasi toksik seperti manipulasi, gaslighting, kontrol obsesif, dan kekerasan seksual menggambarkan hubungan destruktif yang berdampak jangka panjang terhadap kondisi psikologis tokoh. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologi sastra dalam meningkatkan kesadaran terhadap dinamika emosi dan tanda-tanda hubungan tidak sehat.
Copyrights © 2026