Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di Indonesia masih menjadi persoalan nasional. Laporan Asesmen Nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada level memahami informasi eksplisit dan belum optimal dalam menafsirkan makna implisit serta mengevaluasi isi teks. Permasalahan serupa ditemukan di SD Negeri Beji 01, di mana sekitar 50% siswa kelas IV mengalami kesulitan menentukan ide pokok, memahami alur, dan menarik simpulan teks narasi meskipun telah mampu membaca lancar. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kemampuan membaca mekanis dan membaca pemahaman. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi kelayakan serta efektivitas Digital Dialogue Storybook sebagai media pembelajaran. Subjek penelitian meliputi 5 siswa dalam uji coba skala kecil (one to one) dan 25 siswa dalam uji coba skala besar yang dilakukan di SD Negeri Beji 01. Data dikumpulkan melalui teknik tes dan non-tes. Alat tes terdiri dari pre-test dan post-test, sedangkan alat non-tes meliputi lembar validasi yang diisi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, serta kuesioner untuk mengumpulkan tanggapan dari siswa dan guru. Hasil validasi menunjukkan bahwa Digital Dialogue Storybook dikategorikan sebagai sangat layak, dengan skor validitas media sebesar 0.96 dan skor validitas materi dan bahasa sebesar 0.93. Analisis hasil belajar menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor siswa setelah menggunakan media tersebut. Peningkatan ini didukung lebih lanjut oleh hasil N-Gain sebesar 0,354 dalam uji coba skala kecil dan 0,472 dalam uji coba skala besar, keduanya diklasifikasikan dalam kategori moderat. Selain itu, baik siswa maupun guru memberikan tanggapan positif terhadap implementasi media tersebut. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Digital Dialogue Storybook baik layak maupun efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas empat sekolah dasar terhadap teks narasi.
Copyrights © 2026