Perkembangan industri manufaktur yang pesat menuntut penerapan konsep pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor pabrik mesin yang memiliki intensitas energi dan material tinggi. Salah satu pendekatan strategis untuk menjawab tantangan tersebut adalah implementasi teknologi hijau. Artikel non-penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, bentuk penerapan, manfaat, serta tantangan teknologi hijau dalam pabrik mesin di Indonesia berdasarkan kajian literatur dari sumber ilmiah bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi hijau, seperti penggunaan mesin hemat energi, sistem manajemen energi digital, pengelolaan limbah terpadu, dan pemanfaatan energi terbarukan, mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menurunkan dampak lingkungan. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa biaya investasi awal dan keterbatasan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kebijakan, industri, dan akademisi untuk mempercepat transformasi industri mesin menuju industri hijau yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026