Kemiskinan masih menjadi permasalahan serius di Provinsi Sumatera Barat, dengan banyak rumah tangga yang menghadapi keterbatasan ekonomi, pendidikan, dan akses layanan dasar. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan rumah tangga miskin menggunakan algoritma Pohon Keputusan C4.5 serta menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap status kemiskinan. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan diolah melalui tahapan preprocessing sebelum diterapkan pada model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut pengeluaran per kapita, pendidikan kepala rumah tangga, dan kepemilikan aset merupakan faktor dominan dalam klasifikasi. Model C4.5 menghasilkan akurasi sebesar 87,5%, dengan presisi 85,3%, recall 84,1%, dan F1-score 84,7%. Temuan ini membuktikan efektivitas algoritma C4.5 dalam mendukung identifikasi rumah tangga miskin secara tepat sasaran, sehingga dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis data.
Copyrights © 2025