Di dunia posmodern semua informasi bergerak serba cepat sehingga manusia kesulitan untuk merenungkan dan mempertahankan makna eksistensinya, eksistensi tersebut juga sejatinya perlu diisi dengan memiliki pengendalian diri yang baik melalui pikiran. Guna menjawab hal ini, meditasi Buddhis mulai digalakan di Sekolah Sariputra Cikarang yang bertujuan memperkenalkan budaya hidup berkesadaran (mindfulness) sejak dini. Berdasarkan observasi dan wawancara pendahuluan, diketahui latihan meditasi di Sekolah Sariputra baru sebatas diajarkan untuk duduk diam agar lebih dapat fokus dan tenang, pengabdian ini berusaha melakukan improvisasi terhadap model meditasi yang diterapkan di Sekolah Sariputra. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi langsung melalui praktek dan demonstrasi berbasis partisipatoris. Hasil dari pengabdian ini adalah penerapan model meditasi adaptasi Brahmavihara Pharana bagian metta (cinta kasih) yang berbasis KP9.Karaniyametta sutta untuk tingkat TK B, dan model meditasi adaptasi DN22.Mahasatipatthana Sutta untuk tingkat SD kelas 3-6 dan SMP 7-9. Dalam menjaga kondusifitas selama pelatihan, pelatih meditasi menggunakan teknik konsensus yang berdasarkan teori Operant behavior B.F. Skinner. Pengabdian ini berhasil membawa pengalaman baru bagi siswa dalam meditasi Buddhis.
Copyrights © 2025