Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo, berdampak signifikan terhadap peningkatan kebutuhan hunian dan tekanan terhadap lingkungan. Kelurahan Heledulaa, sebagai bagian dari Kecamatan Kota Timur, merupakan wilayah yang strategis untuk pengembangan kawasan perumahan, namun menghadapi tantangan lingkungan seperti minimnya pengelolaan sampah dan sistem drainase yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan perumahan berbasis konsep arsitektur hijau yang tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pemilihan tapak memiliki potensi yang mendukung penerapan prinsip arsitektur hijau, seperti penggunaan ventilasi alami, pengelolaan air hujan, dan pemanfaatan material lokal. Desain kawasan perumahan yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pengembang dalam menciptakan kawasan hunian yang layak, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025