JKAKA Komunikasi dan Konseling Islam
Vol. 5 No. 2 (2025): JULI 2025

The Krisis Makna Hidup Pada Muslimah Figur Publik Pasca-Pelepasan Hijab : Analisis Psikospiritual Melalui Pendekatan Konseling Sufistik

Taufik G (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Cucu Setiawan (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2025

Abstract

Fenomena pelepasan hijab oleh sejumlah muslimah figur publik di Indonesia menjadi isu yang kompleks, tidak hanya dalam aspek sosial dan religius, tetapi juga psikologis dan eksistensial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis krisis makna hidup yang dialami oleh para figur publik muslimah setelah melepas hijab, menggunakan pendekatan psikospiritual dalam bingkai konseling sufistik. Melalui metode kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis konten terhadap pernyataan publik dari tokoh-tokoh seperti Camillia Laetitia Azzahra (Zara), Salmafina Sunan, Putri Anne, dan Alyssa Spischak, penelitian ini menemukan bahwa gejala seperti kehampaan batin, pencarian jati diri, tekanan sosial, dan disonansi identitas kerap muncul dalam narasi mereka. Hal tersebut mengindikasikan adanya kondisi yang selaras dengan konsep "success collapse" dalam psikologi eksistensial, yaitu keruntuhan makna pasca-ketenaran. Konseling sufistik dipandang relevan sebagai pendekatan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan spiritual, krisis eksistensial, dan kebutuhan pembinaan jiwa secara mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi konseling berbasis tasawuf untuk merespons dinamika spiritual kaum muslimah modern, khususnya yang hidup dalam sorotan publik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkaka

Publisher

Subject

Description

JKaKa aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. The scope of JKaKa are Society Development and ...