Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X dipengaruhi oleh tingkat self efficacy mereka di Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 Medan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan teknik ex post facto. Kelas X merupakan kelas demografi yang diteliti, dan 30 siswa menjadi sampel. Cluster random sampling digunakan sebagai pendekatan sampel dalam penelitian ini. Kuesioner yang mengukur self efficacy dan ujian yang mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika digunakan sebagai instrumen penelitian. Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dalam tugas analisis datanya. Studi statistik inferensial menggunakan metode langsung untuk menganalisis uji regresi. Hasil penelitian dari statistik deskriptif angket self efficacy terlihat skor tertinggi diperoleh dari 30 siswa adalah 65 dan skor terendah 43 dari skor ideal 72. Analisis angket self efficacy menunjukkan bahwa mean 51,67 dan standard deviation 6,51. Dan hasil statistik deskriptif tes kemampuan pemecahan masalah matematis terlihat skor tertinggi adalah 45 dan skor terendah 29 dari skor ideal 100. Hasil analisis tes kemampuan pemecahan masalah matematis menunjukkan mean 36,97 dan standard deviation 4,45. Untuk hasil regresi linear sederhana menunjukkan pengaruh self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan nilai signifikannya 0,023 < 0,05 yang dimana jika dilihat dari koefisien determinasinya yaitu sebesar 17,2%.
Copyrights © 2025