Jurnal Kesehatan
Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan

Komunikasi Risiko Dalam Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Suraji Heri Prasetiyo (Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia)
Pawito Pawito (Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia)
Likha Sari Anggreni (Universitas Sebelas Maret, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2025

Abstract

Kebijakan pemerintah untuk menyebarkan nyamuk ber-Wolbachia sebagai upaya upaya pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menimbulkan kekhawatiran pada sebagian masyarakat, sehingga program pengendalian penyakit berbasis teknologi seperti pelepasan nyamuk ber-Wolbachia menuntut strategi komunikasi risiko yang efektif agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Komunikasi yang efektif sangat penting dalam merespon kekhawatiran publik, meningkatkan penerimaan, dan memastikan keberhasilan sebuah program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi risiko dalam implementasi program nyamuk ber-Wolbachia serta mengkaji persepsi masyarakat terhadap inovasi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 12 informan dalam 3 kelompok diskusi, kemudian dianalisis secara tematik dengan merujuk pada teori komunikasi risiko Covello dan Sandman yang menekankan pentingnya kepercayaan, kejelasan informasi, dan keterlibatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Persepsi publik dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap otoritas, pemahaman terhadap informasi, dan pengetahuan awal tentang teknologi nyamuk ber-Wolbachia sebagai sebuah metode pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 2). Ditemukan pula adanya kekhawatiran dan kesalahpahaman terkait dampak lingkungan dan kesehatan, yang menegaskan perlunya pendekatan komunikasi yang lebih transparan dan partisipatif yang melibatkan masyarakat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model komunikasi kesehatan yang adaptif dan relevan untuk mendukung keberhasilan program pengendalian penyakit berbasis inovasi

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

juke

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan (Juke) dengan nomor terdaftar p-ISSN 1907-6401 dan e-ISSN 2597-7520 adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate. Fokus dan Ruang Lingkup (Aim and Scope): Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan ...