Introduction: Syok hipovolemik merupakan salah satu ancaman berbahaya pada kasus demam berdarah dengue dan sering berakibat fatal. Pendampingan kader dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dalam deteksi dini pengenalan tanda dan gejala syok hipovolemik dan perilaku dalam pencegahan demam berdarah sangat diperlukan. Objectives: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam deteksi dini tanda gejala syok hipovolemik dan perilaku pencegahan demam berdarah Methods: Penelitian ini menggunakan pra experiment one group pre post test design dengan pendekatan cross sectional. Pelatihan dilaksanakan sebanyak 2 kali dan perilaku warga diukur dengan observasi dan kuesioner. Populasi adalah warga kalanganyar sedati sejumlah 98 orang dengan sample random sampling didapatkan 89 orang. Hubungan antara variable ditentukan dengan uji Wilcoxon. Results: Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan perilaku sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dengan signifikansi p = 0,006 Conclusions: Peran kader dalam pendampingan dapat meningkatkan perilaku warga dalam pencegahan DBD. Perilaku yang positif dalam pencegahan DBD dapat menurunkan kejadian DBD serta menurunkan angka kesakitan akibat syok hipovolemik
Copyrights © 2025