Forum Geografi
Vol. 39 No. 2 (2025): August 2025

Assessing the Heat Vulnerability Index (HVI) in Klang Valley Using Principal Component Analysis (PCA) and an Equal-Weighted Approach

Normaisurah Samsuddin (Faculty of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM), 40450 Shah Alam, Selangor)
Siti Aekbal Salleh (Faculty of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM), 40450 Shah Alam, Selangor. Institute for Biodiversity and Sustainable Development (IBSD), Universiti Teknologi MARA, 40450, Shah Alam, Selangor)
Nafisah Khalid (Faculty of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM), 40450 Shah Alam, Selangor)
Noraain Mohamed Saraf (Faculty of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM), 40450 Shah Alam, Selangor)
Rostam Yaman (Institute for Biodiversity and Sustainable Development (IBSD), Universiti Teknologi MARA, 40450, Shah Alam, Selangor)
Lynlei Pintor (Ecosystems Research and Development Bureau (ERDB), Department of Environment and Natural Resources, College, Laguna)
Girlie Rueda (Ecosystems Research and Development Bureau (ERDB), Department of Environment and Natural Resources, College, Laguna)
Normalyana Samsuddin (Department of Quantity Surveying, College of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM), 94300, Kota Samarahan, Sarawak)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2025

Abstract

Urbanisasi telah menyebabkan lebih dari 50% populasi global tinggal di daerah perkotaan, berkontribusi pada modifikasi signifikan dalam iklim perkotaan yang memperburuk efek buruk perubahan iklim, khususnya pada kesehatan manusia. Studi ini bertujuan untuk menilai Indeks Kerentanan Panas (HVI) di Lembah Klang, Malaysia, menggunakan Analisis Komponen Utama (PCA) dan Indeks Tertimbang Setara (EWI). Selanjutnya membandingkan kedua metode untuk menentukan mana yang lebih efektif mencerminkan konteks lingkungan dan sosial-ekonomi wilayah tersebut. Berfokus pada suhu permukaan tanah sebagai paparan, variabel sensitivitas dan adaptif lainnya ditriangulasi di mana indeks kerentanan panas dikembangkan. Temuan menunjukkan wilayah lembah Klang memiliki tingkat kerentanan yang bervariasi terhadap tekanan panas, dengan kota yang paling terdampak adalah Kuala Lumpur dan Petaling karena faktor sensitivitas paparan dan kapasitas adaptif. Seperti yang dapat dilihat, HVI-PCA mencakup 7,06% untuk Sangat Rendah, 12,87% untuk Rendah, 54,82% untuk Sedang, 14,99% untuk Tinggi, dan 10,26% untuk kerentanan Sangat Tinggi, sementara HVI-EWI mewakili Sangat Rendah pada 6,62%, Rendah pada 51,29%, Sedang pada 26,86%, Tinggi pada 15,22% dan Sangat Tinggi pada 0,02%. Perbedaan-perbedaan ini menggarisbawahi pentingnya pilihan metodologis, di mana PCA mendukung ketahanan empiris berdasarkan metode berbasis data. Pada saat yang sama, EWI cocok ketika konsensus ahli kurang atau ketika kesederhanaan dan dukungan pemangku kepentingan yang luas diperlukan. Rekomendasi termasuk memaksimalkan representasi indikator untuk penilaian yang akurat dan perencanaan perkotaan yang tangguh terhadap stresor terkait panas. Studi ini dapat berfungsi sebagai HVI dasar dari area studi, yang memungkinkan pengembangan teknik pencegahan untuk mengurangi kondisi panas ekstrem.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

fg

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Aim Forum Geografi is an open-access, peer-reviewed journal dedicated to advancing the field of geography by publishing original scientific articles on spatial issues. The journal prioritizes studies that employ rigorous spatial analysis and geospatial technologies—such as GIS and remote ...