Buletin KKN Pendidikan
Vol. 6, No. 2, Desember 2024

Penanaman Nilai Nasionalisme dan Patriotisme melalui Pendidikan dan Kegiatan Lomba Harijadi Kemerdekaan RI bagi Anak Pekerja Migran Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur Malaysia

Fitri Handayani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bone)
Andi Tenri Sua (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Putri Adriana (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Muhammad Jafar (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Andi Suwarni (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Dian Dian (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Riani Said (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone)
Shabrina Herawati (Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Karanganyar)
Eko Purnomo (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2024

Abstract

Nasionalisme adalah  paham  kebangsaan, yang  berarti seseorang  yang  mempunyai rasa  cinta kepada tanah airnya dan cinta terhadap bangsanya sendiri. Pemahaman  akan  pentingnya  menumbuhkan  cinta  pada  tanah  air  perlu  disadari  oleh  semua  pihak yang  terlibat  dalam  proses  pendidikan  anak  usia  dini,  terutama  bagi  siswa Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur, Malaysia. Tujuannya  tak  lain  adalah  membekali  mereka dengan  nilai-nilai  nasionalisme  dan  patriotisme  sebagai  generasi  yang  akan  membawa  bendera Indonesia di masa depan, terutama dalam konteks global. Salah satu masalah penting yang dihadapi  adalah kurangnya rasa nasionalisme yang ditanamkan pada jati diri anak-anak, kurangnya kewarganegaraan anak menghalangi mereka untuk memiliki akses terhadap hak-hak dasar lainnya termasuk hak atas bantuan sosial, hak atas pekerjaan, hak atas kesehatan, hak atas penghidupan yang layak, dan hak atas pendidikan Untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang masalah yang diteliti, pendekatan pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan jenis data kualitatif untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme terhadap anak-anak migran Indonesia.  Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada anak-anak pekerjaan migran Indonesia melalui pendidikan dan perayaan 17 Agustus di Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur, Malaysia. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa  program pembelajaran PPKN  (Pendidikan Kewarganegaraan), pengadaan lomba dan upacara 17 Agustus serta nonton film sejarah 10 november 1945 dengan media audio visual dan peraktik langsung dapat bermanfaat bagi anak-anak migran di Malaysia.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

buletinkkndik

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster ...