Penguatan karakter kerja sama merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, berkurangnya pemanfaatan permainan tradisional di lingkungan sekolah menyebabkan kesempatan siswa untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dan berinteraksi sosial menjadi semakin terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter kerja sama siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan permainan tradisional gobak sodor di SD Muhammadiyah Jatiyoso. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, perencanaan program, pelaksanaan pembuatan dan pengecatan lapangan gobak sodor, implementasi permainan, serta dokumentasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penyediaan lapangan gobak sodor berhasil menghadirkan sarana bermain edukatif yang dimanfaatkan secara aktif oleh siswa pada saat waktu istirahat. Pelaksanaan permainan mendorong peningkatan komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, sportivitas, dan kerja sama antarsiswa dalam setiap kelompok. Selain itu, program memberikan dampak positif terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aktif, kolaboratif, dan mendukung implementasi pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Keberadaan lapangan permainan yang bersifat permanen juga memberikan peluang bagi sekolah untuk memanfaatkan permainan tradisional secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran dan penguatan karakter. Dengan demikian, permainan tradisional gobak sodor dapat menjadi alternatif media edukatif yang efektif dalam memperkuat karakter kerja sama siswa sekaligus mendukung implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.
Copyrights © 2026