Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan dalam bahasa dakwah Gus Baha, (2) mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran kesantunan dalam bahasa dakwah Gus Baha, dan (3) mendeskripsikan penggunaan kesantunan dan pelanggaran kesantunan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoritis dan metodologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sadap dengan cara menyadap ucapan Gus Baha dalam dakwahnya di media sosial. Selain itu, teknik menyimak juga digunakan untuk mendengarkan data ucapan Gus Baha. Peneliti juga merekam pidato dan wawancara Gus Baha dengan narasumber, serta menggunakan teknik mencatat untuk mencatat bentuk tuturan Gus Baha dan informasi penting selama wawancara berlangsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dan metode normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam dakwah Gus Baha di media sosial YouTube terdapat 11 tuturan yang memenuhi kaidah kesantunan, serta dua tuturan yang mengandung pelanggaran kesantunan. Kesantunan dan pelanggaran kesantunan dapat digunakan dalam pemanfaatan pembelajaran bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025