Jurnal Keilmuan dan Keislaman
Vol. 4, No. 1, Maret 2025

Semiotika Penafsiran Kemabruran dalam Ibadah Umroh dan Haji

Indria Fadhilatul Latifah (Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Nurul Maisyal (Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2024

Abstract

Ibadah haji termasuk ibadah mahdhah dan merupakan ibadah wajib sebagai penyempurna ibadah dalam Islam. Perintah haji terdapat dalam pedoman umat Islam yang menyatakan bahwa haji wajib bagi yang mampu, baik dari segi fisik maupun biaya. Perintah haji ini hanya diwajibkan sekali seumur hidup bagi orang yang mampu. Ibadah umroh memiliki kesamaan dengan ibadah haji, namun hukum pelaksanaannya menurut mazhab Hanafi dan Maliki adalah sunnah muakkad, sedangkan menurut mazhab Syafi’i dan Hanbali, umroh adalah wajib dilakukan sekali seumur hidup sebagai penyempurna ibadah haji dan boleh dilaksanakan kapan saja. Penelitian ini berfokus pada haji yang mabrur dengan tujuan untuk mengetahui kemabruran seseorang setelah melaksanakan haji di tanah suci Mekkah. Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Data yang diperoleh akan dianalisis secara mendalam untuk menjadi dasar dalam mengetahui kemabruran seseorang yang telah menunaikan ibadah haji.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkk

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada topik Keilmuan dan Keislaman, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: ...