Jurnal Keilmuan dan Keislaman
Vol. 4, No. 1, Maret 2025

Pandangan 4 Madzhab tentang Mahram Haji bagi Wanita

Muhammad Alwi Abdul Aziz (Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Nurul Maisyal (Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2024

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis mengkaji mahram haji bagi wanita menurut empat madzhab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan sumber data dan informasi yang diperoleh melalui kajian kepustakaan, termasuk jurnal dan buku yang relevan dengan judul penelitian ini. Penelitian ini menjelaskan tentang kondisi ketika seorang wanita melakukan haji atau umrah tanpa ditemani mahram, menurut pandangan empat madzhab. Dari pandangan empat madzhab tersebut, disepakati bahwa ketika seorang wanita pergi haji atau umrah, sebaiknya didampingi oleh mahram. Imam Hanafi dan Imam Hambali berpendapat bahwa wanita harus selalu didampingi oleh mahram saat bepergian. Di sisi lain, Imam Syafi’i dan Imam Maliki memberikan keringanan dalam ibadah haji sesuai dengan kebutuhan, di mana imam Syafi’i menekankan bahwa mahram tidak selalu diperlukan asalkan keselamatan wanita terjamin dan telah mendapatkan izin dari mahramnya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkk

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada topik Keilmuan dan Keislaman, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: ...