Perkembangan teknologi di era Society 5.0 telah membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi mahasiswa, khususnya dalam pemanfaatan media baru sebagai sarana interaksi sosial dan akademik. Media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube kini menjadi bagian integral dari kehidupan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek komunikasi media baru terhadap mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap dua puluh mahasiswa aktif KPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media baru berperan penting dalam mempercepat pertukaran informasi, memperluas jaringan sosial, dan mendukung proses pembelajaran digital. Namun, terdapat pula dampak negatif seperti berkurangnya intensitas interaksi tatap muka, munculnya kesalahpahaman komunikasi, dan penurunan konsentrasi akibat penggunaan media secara berlebihan. Secara umum, mahasiswa KPI menunjukkan kesadaran etis dalam berkomunikasi serta berupaya memanfaatkan media baru untuk kegiatan dakwah digital yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian komunikasi Islam di era digital dan kontribusi praktis bagi penguatan literasi digital Islami serta strategi komunikasi dakwah di era Society 5.0.
Copyrights © 2025