Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang nilai-nilai sara pataanguna dalam perspektif pendidikan Islam, relevansi dan implikasi sara pataanguna terhadap pendidikan masyarakat Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data menyimpulkan data (verifikasi). Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh agama, tokoh masyarakat serta adat ada beberapa poin temuan yaitu nilai-nilai falsafah sara pataanguna berlandaskan pada al-Quran dan Sunnah hal ini sebagaimana yang termuat pada empat asas sara pataanguna (pomae-maeka, poma-masiaka, popia-piara, poangka-kataka), sara pataanguna juga memiliki prinsip kesetaraan prinsip keadilan sebagaimana dalam ajaran Islam itu sendiri. Falsafah sara pataanguna dan pendidikan Islam, masih sangat relevan karena kedua-nya sama-sama menghendaki agar manusia saling hormat menghormati, saling sayang-manyangi, saling mengingatkan dalam kebaikan. Nilai-nilai sara pataanguna juga dapat diimplementasikan ke dalam pendidikan masyarakat kota Baubau, melalui Pendidikan formal ataupun pendidikan non-formal masyarakat setempat. Upaya-upaya tersebut dilakukan melalui regulasi pemerintah, kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah, serta melalui pembangunan monumen, tugu, menara ditempat-tempat strategis.
Copyrights © 2025