Proyek pembangunan fasilitas industri menuntut pengendalian waktu dan biaya yang optimal agar target operasional dan kinerja investasi dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan menyusun dan membandingkan alternatif percepatan jadwal pada Proyek Pembangunan Pabrik Golden Inovasi Indonesia di Kawasan Industri Kendal dengan menerapkan metode crashing, overlapping, serta kombinasi keduanya dalam kerangka time cost trade off. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terapan dengan desain komparatif. Pemodelan jadwal dan identifikasi jalur kritis dilakukan menggunakan Microsoft Project versi 2024 berdasarkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB), Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dan time schedule rencana. Hasil menunjukkan bahwa durasi baseline proyek adalah 287 hari kalender. Metode crashing melalui penambahan lembur pada aktivitas kritis menurunkan durasi menjadi 276 hari (percepatan 11 hari) dengan kenaikan biaya langsung yang sebagian diimbangi penurunan biaya tidak langsung. Metode overlapping melalui perubahan hubungan ketergantungan aktivitas menghasilkan durasi 271 hari (percepatan 16 hari) tanpa penambahan sumber daya signifikan, namun meningkatkan kebutuhan koordinasi. Skenario kombinasi crashing dan overlapping memberikan hasil paling optimal dengan durasi 260 hari (percepatan 27 hari) dan total biaya Rp59.746.964.300, atau lebih rendah Rp98.735.700 dibandingkan baseline. Temuan ini menunjukkan bahwa percepatan dapat meningkatkan efisiensi biaya apabila pengurangan biaya tidak langsung lebih besar daripada tambahan biaya percepatan. Metode kombinasi direkomendasikan sebagai alternatif paling rasional dengan pengendalian risiko dan mutu yang memadai.
Copyrights © 2026