Serbuk kayu merupakan limbah industri yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai material alternatif ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan kimia serbuk kayu kasar hasil limbah pembuatan kapal Phinisi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, sebagai bahan substitusi pasir dalam pembuatan bata ringan. Pengujian dilakukan melalui analisis gradasi saringan sesuai ASTM C136:2012 serta pengamatan mikrostruktur menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) dan Energy Dispersive Spectroscopy (EDS). Hasil uji gradasi menunjukkan bahwa serbuk kayu memiliki Fineness Modulus sebesar 0,99 dengan distribusi butiran tidak seragam dan tekstur berpori. Analisis SEM memperlihatkan struktur serat yang tidak homogen dengan rongga halus yang berpotensi menurunkan berat jenis bata ringan, sedangkan hasil EDS mengindikasikan dominasi unsur Boron (B), Oksigen (O), dan Karbon (C) dengan senyawa utama B₂O₃ dan C. Komposisi ini menunjukkan bahwa serbuk kayu kasar memiliki karakter organik yang sesuai sebagai pengisi berpori alami, meskipun masih diperlukan perlakuan kimia untuk meningkatkan keterikatan dengan semen. Secara umum, hasil penelitian ini memperkuat potensi serbuk kayu kasar sebagai bahan substitusi parsial pasir dalam produksi bata ringan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025