Pemilihan metode konstruksi pada struktur bawah, khususnya box culvert dan box underpass, sangat menentukan efisiensi proyek jalan tol. Penelitian ini melakukan analisis komparatif antara metode cast in situ dan precast ditinjau dari aspek waktu dan biaya pada proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (11,2 + 2 km) yang mencakup 86 titik pekerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode precast memiliki keunggulan signifikan dalam durasi pelaksanaan, dengan total waktu 400 hari atau 22% (100 hari) lebih cepat dibandingkan metode cast in situ. Secara spesifik, durasi rata-rata precast adalah 30 hari untuk underpass dan 14 hari untuk culvert, berbanding 50 dan 25 hari pada metode cast in situ. Namun, percepatan waktu tersebut berdampak pada biaya yang lebih tinggi, dimana metode precast menelan biaya Rp998,48 miliar, sedangkan cast in situ lebih ekonomis sebesar Rp905,89 miliar. Penelitian menyimpulkan adanya trade-off antara kecepatan waktu dan efisiensi biaya dalam pemilihan metode tersebut.
Copyrights © 2026