Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi kinerja seismik model gedung baja dengan konfigurasi podium–tower yang memiliki ketidakberaturan vertikal akibat perbedaan kekakuan antara bagian podium dan tower. Evaluasi dilakukan menggunakan analisis statik nonlinier pushover berbasis simulasi elemen hingga pada model struktur berskala 1:50. Analisis pushover diterapkan pada dua arah utama struktur untuk memperoleh kurva kapasitas serta respons simpangan puncak bangunan. Tingkat kinerja struktur ditentukan berdasarkan kriteria ATC-40 dan FEMA 356/440, sedangkan kontrol simpangan antar lantai dievaluasi mengacu pada SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa simpangan antar lantai akibat pembebanan dinamik berada di bawah batas izin, dengan simpangan maksimum terjadi pada lantai tengah struktur. Analisis pushover menghasilkan simpangan puncak maksimum sebesar 20,634 mm, lebih kecil dari batas simpangan ultimit 4% tinggi bangunan menurut FEMA, sehingga struktur belum mencapai kondisi keruntuhan. Evaluasi tingkat kinerja menunjukkan struktur berada pada level Life Safety pada kedua arah analisis. Pola pembentukan sendi plastis memperlihatkan mekanisme keruntuhan daktail yang sesuai dengan konsep strong column–weak beam, dengan dominasi sendi plastis pada elemen balok. Secara keseluruhan, model gedung baja podium–tower yang dianalisis memiliki kinerja seismik yang memadai pada tingkat Life Safety terhadap beban gempa rencana.
Copyrights © 2026