Latar Belakang: Gastroenteritis adalah iritasi dan peradangan pada lapisan dalam lambung dan usus kecil. Ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, dan dapat menyebabkan muntah dan diare yang parah (Kardiyudiani & Susanti, 2019). Tujuan: Dari penelitian ini menerapkan asuhan keperawatan pada Tn. T dengan nyeri akut dalam tinjauan teori di ruangan Santo Gabriel Lt. 3 Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Metode: Penelitian pada kasus ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Data dikumpulkan dengan menggunakan hasil wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumen terhadap status pasien. Hasil: Dari hasil pengkajian pasien mengeluh nyeri perut, nyeri seperti ditusuk-tusuk, nyeri dirasakan terus-menerus, skala nyeri 5, nyeri pada bagian perut kiri bawah, sakit berkurang saat ia posisi berbaring miring. Diagnosa keperawatan prioritas yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Peneliti melakukan intervensi terapi relaksasi nafas dalam. Hasil evaluasi pada hari ketiga dengan diagnosis nyeri akut teratasi. Kesimpulan: Penerapan teknik nonfarmakologis relaksasi nafas dapat mengurangi nyeri akut pada pasien Tn T. Dari hasil penelitian ini diharapkan perawat-perawat dapat menerapkan teknik tersebut dan berbagai jenis terapi nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada berbagai kondisi pasien.
Copyrights © 2024