Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah kelompok penyakit paru yang ditandai dengan peningkatan resistensi aliran udara. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik batuk efektif pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif di ruang Gemma Lt. 3 RS Dirgahayu Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif. Hasil: Hasil penelitian selama tiga hari menunjukkan bahwa teknik batuk efektif sebagai intervensi nonfarmakologi mampu meningkatkan pengeluaran sputum, mengurangi sesak napas, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Kesimpulan: Teknik ini terbukti mendukung asuhan keperawatan pada pasien PPOK. Batuk efektif dapat menjadi strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan eliminasi sputum dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK.
Copyrights © 2025