Proses pendaftaran pasien yang berobat di Puskesmas Belawan yang masih menggabungkan pasien umum seperti ibu hamil, balita, lansia dan pasien TBC dengan membawa KTP atau Kartu BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi permasalahan serius karena antrian panjang yang terjadi diloket pendaftaran membuat waktu tunggu pasien menjadi lebih lama, terjadinya penumpukan pasien serta meningkatkan risiko penularan infeksi penyakit yang menular melalui udara. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menciptakan sistem yang mempercepat proses pendaftaran pasien TBC secara efektif, mengurangi penumpukan pasien. Pasien TBC cukup hanya menempelkan E-KTP ke RFID tanpa harus menyerahkan KTP sehingga mengurangi kontak langsung pasien TBC dengan tenaga kesehatan. RFID akan melacak dan mengidentifikasi E-KTP yang menyimpan kode UID pasien. Untuk mendukung pengiriman data ke database, menggunakan NodeMCU ESP8266 dengan modul Wi-Fi terintegrasi sebagai pusat pemrosesan dan transmisi data ke database. Data pendaftaran yang ditangkap oleh RFID reader selanjutnya dikirimkan ke database melalui jaringan internet. Sistem ini digunakan pasien TBC setiap kunjungan pengambilan obat kontrak selama 6 bulan. Riwayat kunjungan pasien lebih mudah dipantau oleh Dokter melalui antarmuka website sistem layanan TBC. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien TBC lebih cepat mendapat pelayanan dan kunjungan pasien lebih mudah dipantau.
Copyrights © 2026