Kebanyakan orang saat ini menganggap olahraga merupakan bagian penting dari aktivitas keseharian mereka, karena secara langsung membantu menjaga kesehatan fisik dan mental. Hal ini menyebabkan konsumsi pakaian olahraga meningkat secara signifikan. Meningkatnya permintaan pasar harus berbanding lurus dengan kualitas dan kuantitas pakaian olahraga yang diproduksi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi secara kuantitatif dan sistematis hubungan antara diferensiasi mikro-struktur jeratan (technical face dan technical back) empat varian kain rajut Single Jersey Mesh poliester dengan performa kenyamanan taktil (FTT), manajemen kelembapan (MMT), serta resistansi termal-evaporatif (SGHP), guna menyusun matriks klasifikasi objektif kesesuaian bahan terhadap tingkat intensitas aktivitas olahraga. Sifat kenyamanan diuji menggunakan instrumen Fabric Touch Tester (FTT), Moisture Management Tester (MMT), dan Sweating Guarded Hot Plate (SGHP). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel B memiliki nilai Permeability Index (PI) paling tinggi (1,9214) yang berbanding terbalik dengan sampel D yang memiliki nilai PI paling rendah (0,5010). Namun, sampel D memiliki hasil uji kelembutan, kehalusan, dan resistansi evaporasi yang baik. Berdasarkan evaluasi komprehensif, sampel C dan B sangat direkomendasikan untuk high-intensity sportswear, sedangkan sampel A dan D lebih ideal untuk low-to-moderate intensity sportswear dan pakaian harian.
Copyrights © 2026