Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Learning Cycle 5E dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain kelompok kontrol dengan pretest dan posttest. Subjek penelitian terdiri atas 51 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Cilongok yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu 31 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan tahapan Engage, Explore, Explain, Elaborate, dan Evaluate, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis yang mencakup indikator memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali penyelesaian. Data dianalisis menggunakan N-Gain dan Independent Samples t-Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,771 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,468 dengan kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001).Simpulan: model Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami, merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi penyelesaian masalah.
Copyrights © 2026