Religi: Jurnal Studi Agama-agama
Vol. 22 No. 2 (2026): Religions and Religiosities

THE ACCULTURATION OF SUFISM AND JAVA CULTURE IN THE AL-KHIDMAH DZIKIR SUROAN AND BANYU MANAQIB LOCAL TRADITIONS

Farihatul Mufidah (UIN Sunan Ampel Surabaya)
Tasmuji (UIN Sunan Ampel Surabaya)



Article Info

Publish Date
18 Oct 2026

Abstract

The acculturation between Sufism and local culture is one manifestation of the dynamic diversity of Indonesian society, particularly within the context of Javanese culture. The Majelis Dzikir Al-Khidmah serves as a space where Sufi teachings and local traditions intersect, as reflected in the Suroan and Banyu Manaqib traditions. This study aims to examine the forms of acculturation between Sufism and Javanese culture, the process by which this acculturation occurs, and its significance for Sufi practices within the Majelis Dzikir Al-Khidmah. This study employs a qualitative method, specifically a literature review (library research). Data were obtained from books, scientific journal articles, and various other relevant academic sources, and were then analyzed using descriptive analytical methods. The results indicate that acculturation is evident in the preservation of local cultural elements, which are subsequently given new orientation and meaning through Islamic and Sufi values. The Suroan tradition preserves the “Satu Suro” observance, which is integrated with prayers, memorial ceremonies (haul), dhikr, and the spiritual practices of the Qadiriyyah wa Naqshbandiyyah Sufi order. Meanwhile, the Banyu Manaqib tradition retains the use of water which bears similarities to the suwuk tradition but channels it through the recitation of the manaqib of Sheikh Abdul Qadir al-Jilani, prayers, dhikr, tawasul, and blessings. Thus, acculturation within the Majelis Dzikir Al-Khidmah takes place through the integration and reconstruction of meaning without erasing cultural and local identities, allowing Sufism to be present contextually in daily life.  Keyword: Acculturation, Sufism, Al-Khidmah Dhikr Assembly, Suroan, Banyu Manaqib   Akulturasi antara tasawuf dan budaya lokal merupakan salah satu bentuk dinamika keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya dalam konteks budaya Jawa. Majelis Dzikir Al-Khidmah menjadi salah satu ruang perjumpaan antara ajaran tasawuf dan tradisi lokal yang tercermin dalam tradisi Suroan dan Banyu Manaqib. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk akulturasi tasawuf dan budaya Jawa, proses terjadinya akulturasi, serta maknanya bagi praktik tasawuf dalam Majelis Dzikir Al-Khidmah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah dan berbagai sumber akademik lainnya yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi tampak pada pemertahanan unsur budaya lokal yang kemudian diberi orientasi dan makna baru melalui nilai-nilai Islam dan tasawuf. Tradisi Suroan mempertahankan momentum Satu Suro yang dipadukan dengan doa, haul, dzikir, dan amalan Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah. Sementara itu, Banyu Manaqib mempertahankan penggunaan air yang memiliki kemiripan kemiripan dengan tradisi suwuk, tetapi diarahkan melalui pembacaan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, doa, dzikir, tawasul, dan keberkahan. Dengan demikian, akulturasi dalam Majelis Dzikir Al-Khidmah berlangsung melalui integrasi dan rekonstruksi makna tanpa menghilangkan identitas budaya, lokal, sehingga tasawuf dapat hadir secara konteksual dalam kehidupan masyarakat. Kata kunci: Akulturasi, Tasawuf, Majelis Dzikir Al-Khidmah, Suroan, Banyu Manaqib

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Religi

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is an open access peer reviewed research journal published by Department of Religious Studies, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is providing a platform for the researchers, academics, professional, practitioners and students to impart ...