Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta membuktikan pengaruh kecukupan modal, pembiayaan bermasalah, dan profitabilitas terhadap tingkat likuiditas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Variabel kecukupan modal diproksikan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR), pembiayaan bermasalah diukur menggunakan Non-Performing Financing (NPF), sedangkan profitabilitas diproksikan melalui Return on Assets (ROA). Adapun tingkat likuiditas dinilai berdasarkan Financing to Deposit Ratio (FDR). Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2021–2023. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sementara analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Return on Assets (ROA) masing-masing memberikan pengaruh positif terhadap Financing to Deposit Ratio (FDR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia.
Copyrights © 2026