Selada (Lactuca sativa L.) merupakan jenis sayuran yang umum dibudidayakan secara hidroponik karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang besar. Seiring berkembangnya konsep pertanian berkelanjutan, penggunaan bahan alami yang disebut ZPT tanaman telah menjadi metode ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Berbagai ZPT alami—seperti ekstrak bawang merah, air kelapa, dan ekstrak kecambah—mengandung hormon pertumbuhan yang membantu perkecambahan benih dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini mengkaji pertumbuhan dan perkecambahan berbagai jenis selada yang diberi perlakuan zat pengatur tumbuh alami. Metode yang digunakan adalah RAKL dengan pengaturan petak utama dan anak petak. Petak utama terdiri dari berbagai jenis ZPT alami, sedangkan anak petak terdiri dari berbagai jenis selada. Setiap perlakuan dilakukan dalam tiga ulangan, sehingga menghasilkan total 27 kelompok uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis selada memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai parameter. Interaksi antara jenis selada dan ZPT alami sangat memengaruhi jumlah benih yang berkecambah. Hasil terbaik diperoleh dari penggunaan ZPT bawang merah pada selada hijau. Interaksi tersebut juga berdampak besar terhadap kecepatan perkecambahan benih, dengan hasil terbaik dicapai melalui kombinasi ZPT kecambah dan selada siomak.
Copyrights © 2026