Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) yang mengkaji perkembangan penelitian mengenai pelabuhan hijau (green ports) dan akuntansi manajemen, dengan menyoroti masih terbatasnya integrasi perspektif akuntansi dalam literatur pelabuhan hijau yang selama ini didominasi oleh aspek lingkungan dan operasional. Dengan menggunakan kumpulan data berbasis Scopus dan protokol tinjauan yang mengacu pada PRISMA, penelitian ini menyintesis tren publikasi, perkembangan tema, serta mekanisme akuntansi yang mendukung transformasi menuju pelabuhan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perhatian akademik terhadap pengembangan pelabuhan hijau, dengan tema-tema dominan yang meliputi dekarbonisasi, pemanfaatan energi terbarukan, tata kelola lingkungan, transformasi digital, dan pelaporan keberlanjutan. Namun, literatur yang ada masih menunjukkan inkonsistensi dalam menjelaskan peran akuntansi manajemen dalam mendukung strategi pelabuhan hijau. Akuntansi manajemen lingkungan, akuntansi karbon, metrik keberlanjutan, pelaporan keberlanjutan, serta praktik penjaminan (assurance) merupakan mekanisme yang berpotensi menerjemahkan tujuan keberlanjutan menjadi hasil manajerial yang terukur dan dapat ditindaklanjuti. Penelitian ini juga menyoroti pergeseran konseptual dari pendekatan pengukuran kinerja tradisional menuju sistem pengendalian manajemen berbasis keberlanjutan yang mengintegrasikan pengukuran kinerja, akuntabilitas, prioritas investasi, manajemen risiko, dan umpan balik strategis. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur mengenai pelabuhan hijau dan akuntansi melalui perspektif konseptual yang terintegrasi, yang menghubungkan tata kelola keberlanjutan dengan pengendalian manajemen, sekaligus merumuskan agenda penelitian untuk pengembangan studi di masa mendatang.
Copyrights © 2026