Hipertensi pada remaja merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat dan membutuhkan pendekatan keperawatan inovatif yang bersifat preventif, aman, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi keperawatan berbasis teknologi melalui alat ERA (Helm Relaksasi Aromaterapi) terhadap pengendalian tekanan darah pada remaja hipertensi. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre-test and post-test with control group. Sebanyak 60 remaja hipertensi dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) yang diberikan ERA serta kelompok kontrol (n=30). Tekanan darah diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired T-Test,Wilcoxon dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan kelompok intervensi mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,03 mmHg dan diastolik sebesar 5,47 mmHg (p<0,001), dengan efek penurunan lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Intervensi ERA berpotensi memodulasi respons sistem saraf otonom melalui stimulasi sensorik terintegrasi sehingga mendukung regulasi hemodinamik. Alat ERA menjadi inovasi intervensi keperawatan komplementer berbasis teknologi yang efektif dalam mendukung pengendalian tekanan darah pada remaja hipertensi.
Copyrights © 2026