Produktivitas kerja perawat ruang operasi pada shift malam cenderung menurun akibat tingginya tuntutan kerja dan penurunan fungsi tubuh pada malam hari yang memengaruhi fokus, performa, kualitas pelayanan, serta keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas kerja perawat shift malam serta faktor internal dan eksternal yang berhubungan. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 53 perawat ruang operasi shift malam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk menganalisis hubungan faktor internal dan eksternal dengan produktivitas kerja. Analisis data meliputi univariat, bivariat menggunakan uji Spearman rank, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara produktivitas kerja dengan usia (p-value=0,003; r=0,402), kelelahan kerja (p-value=0,002; r=-0,425), motivasi kerja (p-value=0,003; r=0,406), lingkungan kerja (p-value=0,001; r=0,429), waktu istirahat (p-value=0,002; r=0,409), dan lama bekerja (p-value=0,002; r=0,408). Hasil analisis multivariat mengidentifikasi bahwa kelelahan kerja (p-value=0,000), motivasi kerja (p-value=0,045), serta lingkungan kerja (p-value=0,030) merupakan variabel yang berhubungan dengan produktivitas kerja perawat yang menjalankan tugas pada shift malam di ruang operasi.
Copyrights © 2026