Discharge planning pada pasien dengan gangguan mental penting untuk mempersiapkan pasien dan keluarga menghadapi perawatan setelah pulang. Masa pascapulang rentan terhadap ketidakpatuhan terapi, hambatan akses layanan, perubahan gejala, dan kekambuhan. Perawat berperan strategis dalam edukasi, pelibatan keluarga, dan koordinasi tindak lanjut. Tujuan penelitian ini bertujuan memetakan peran dan praktik perawat dalam pemberian edukasi selama discharge planning untuk mendukung pencegahan kekambuhan pasien gangguan mental. Metode penelitian menggunakan pendekatan scoping review dengan tahapan sistematis berdasarkan kerangka PRISMA. Sebanyak 10 artikel tahun 2021–2026 dianalisis secara tematik menggunakan kata kunci terkait discharge planning, transitional care, edukasi, psikoedukasi, pelibatan keluarga, dan pencegahan kekambuhan. Hasil tinjauan menunjukkan empat praktik utama, yaitu edukasi klinis dan self-management, edukasi serta empowerment keluarga, care planning dan koordinasi tindak lanjut, serta peningkatan kapasitas perawat melalui pelatihan dan dukungan organisasi. Kesimpulan edukasi perawat dalam discharge planning berperan penting dalam meningkatkan kesiapan pasien dan keluarga serta mendukung pencegahan kekambuhan. Edukasi perlu dilakukan secara terstruktur, berpusat pada pasien dan keluarga, serta terhubung dengan layanan pascapulang.
Copyrights © 2026