Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) menjadi bagian penting dalam transformasi digital pelayanan kesehatan primer karena mendukung pencatatan, pengelolaan, pelaporan, dan pemanfaatan data pelayanan. Dalam praktik keperawatan, sistem informasi dapat membantu dokumentasi, akses informasi pasien, koordinasi pelayanan, serta pengambilan keputusan. Namun, manfaat sistem dipengaruhi oleh kesiapan pengguna, kualitas teknologi, dukungan organisasi, dan kesesuaian sistem dengan alur kerja. Tujuan penelitian ini bertujuan memetakan pemanfaatan sistem informasi manajemen di pelayanan kesehatan primer dalam mendukung praktik keperawatan serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi penggunaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan scoping review dengan tahapan sistematis berdasarkan kerangka PRISMA-ScR dan PCC (Population, Concept, Context). Literatur yang dipilih adalah publikasi tahun 2021–2026 dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang membahas SIMPUS, e-Puskesmas, rekam medis elektronik, atau sistem informasi kesehatan primer yang berkaitan dengan praktik keperawatan. Hasil sepuluh artikel memenuhi kriteria kajian dan dianalisis secara deskriptif serta tematik. Hasil pemetaan menunjukkan empat tema utama, yaitu dukungan terhadap dokumentasi dan akses informasi, efisiensi dan koordinasi pelayanan, kompetensi serta penerimaan perawat, dan faktor teknologi-organisasi. Kesimpulan sistem informasi berpotensi mendukung praktik keperawatan melalui dokumentasi yang lebih terstruktur, akses data yang lebih cepat, dan koordinasi pelayanan yang lebih baik. Optimalisasi pemanfaatan memerlukan pelatihan berkelanjutan, infrastruktur yang memadai, integrasi sistem, dan desain yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2026