Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan kebijakan yang bertujuan meningkatkan standar dan kualitas pelayanan rawat inap bagi peserta JKN. Penerapan KRIS membutuhkan kesiapan rumah sakit, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun kemampuan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan RSUD Jayapura dalam memenuhi standar KRIS JKN serta menganalisis hubungan sumber daya manusia dan kemampuan keuangan dengan kesiapan rumah sakit. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan besar sampel sebanyak 89 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 37 responden (41,6%) menilai rumah sakit dalam kategori siap, 37 responden (41,6%) dalam kategori cukup siap, dan 15 responden (16,8%) dalam kategori tidak siap. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara sumber daya manusia dengan kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar KRIS (p=0,000) dan terdapat hubungan antara kemampuan keuangan dengan kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar KRIS (p=0,000). Hasil observasi sarana dan prasarana menunjukkan bahwa sebagian besar kriteria KRIS telah terpenuhi, namun masih terdapat beberapa aspek yang belum optimal, terutama simbol disable, nurse call, serta ketersediaan outlet oksigen dan flowmeter. Kesimpulannya, kesiapan RSUD Jayapura dalam memenuhi standar KRIS JKN masih perlu ditingkatkan, khususnya melalui penguatan sumber daya manusia, dukungan pembiayaan, serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai standar KRIS JKN.
Copyrights © 2026