Permasalahan wasting pada anak usia sekolah dasar berisiko menurunkan imunitas tubuh serta mengganggu konsentrasi belajar akibat masih rendahnya tingkat pengetahuan mengenai gizi seimbang. Pemilihan lokasi kegiatan didasarkan pada data epidemiologis Puskesmas se-Kota Tasikmalaya yang mencatat angka rata-rata wasting sebesar 4,14% dengan rentang 2,13% hingga 9,53%, yang mengindikasikan perlunya upaya pencegahan secara berkesinambungan di wilayah Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman, pengetahuan, dan sikap siswa kelas VI sekolah dasar mengenai pola makan seimbang serta upaya preventif dalam pencegahan wasting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif dan permainan kuis kelompok Spin and Search. Kegiatan dilaksanakan pada 23 orang siswa kelas VI di salah satu sekolah dasar Kabupaten Tasikmalaya. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme siswa yang sangat tinggi. Pada evaluasi proses kuis Spin and Search, tingkat ketepatan jawaban peserta didik mencapai 75% di mana 6 dari 8 perwakilan siswa mampu menjawab dengan tepat. Siswa secara umum mampu membedakan opsi jawaban dari pengecoh, mendeskripsikan dampak wasting, mengidentifikasi fungsi "5 Sahabat Gizi" meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, serta memahami porsi "Isi Piringku". Dengan demikian, kegiatan ini memberikan gambaran bahwa pemahaman, pengetahuan, dan sikap siswa tergolong baik mengenai pola makan seimbang serta tindakan preventif wasting selama proses edukasi interaktif berlangsung.
Copyrights © 2026