Desain alat pertanian yang tidak ergonomis masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada petani, khususnya dalam penggunaan alat penanam jagung manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang bagian lengan alat penanam jagung dengan pendekatan ergonomi berbasis data antropometri petani lokal. Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data antropometri, analisis postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), perancangan ulang lengan alat menggunakan perangkat lunak CAD, serta validasi desain melalui evaluasi postur dan persepsi kenyamanan kerja. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa alat eksisting memiliki skor RULA dan REBA berturut-turut sebesar 6,07 dan 7,13 yang menunjukkan risiko tinggi terhadap gangguan MSDs. Desain ulang lengan alat menunjukkan perbaikan signifikan dengan skor RULA menurun menjadi 3,73 dan REBA menjadi 4,27. Selain itu, terjadi peningkatan persepsi kenyamanan kerja secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ergonomi dalam desain alat pertanian manual secara efektif dapat mengurangi risiko ergonomi dan meningkatkan kenyamanan serta efisiensi kerja petani..
Copyrights © 2026