Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga kerja pada Departemen Quality Control PT. ABC Palembang menggunakan metode Workload Indicator Staffing Need (WISN). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap pelaksana QC pada lima line produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia (WKT) sebesar 1.834,25 jam per tahun, standar kelonggaran sebesar 0,254 atau 25,4%, serta standar beban kerja pada Line 1 sebesar 2.927,42 jam per tahun, Line 2 dan 4 sebesar 2.409,32 jam per tahun, dan Line 3 serta 5 sebesar 1.457,04 jam per tahun. Berdasarkan perhitungan kebutuhan tenaga kerja, Line 1 membutuhkan 2 orang, Line 2 dan 4 masing-masing membutuhkan 2 orang, sedangkan Line 3 dan 5 masing-masing membutuhkan 1 orang. Hasil rasio WISN menunjukkan bahwa Line 1, Line 2, dan Line 4 mengalami beban kerja berlebih, sedangkan Line 3 dan Line 5 berada dalam kondisi seimbang. Dengan demikian, diperlukan penyesuaian jumlah tenaga kerja agar distribusi beban kerja lebih merata dan kinerja pengawasan mutu dapat berjalan optimal.
Copyrights © 2026