Dalam konteks sistem elektrostatik multimuatan, titik pelana berkaitan dengan kondisi keseimbangan medan listrik yang tidak bersifat stabil secara penuh dan sering muncul pada distribusi potensial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua metode numerik dalam menyelesaikan sistem persamaan non-linear yang merepresentasikan kondisi gradien potensial nol, yaitu metode Secant Termodifikasi dan metode Broyden. Sistem yang ditinjau berupa distribusi tiga muatan titik dalam ruang tiga dimensi dengan berbagai variasi posisi dan tanda muatan (±). Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa metode Secant Termodifikasi memiliki stabilitas konvergensi yang lebih baik dibandingkan metode Broyden pada sebagian besar konfigurasi muatan yang diuji. Metode Broyden menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi terhadap pemilihan tebakan awal dan dalam beberapa kasus mengalami kegagalan konvergensi akibat degradasi aproksimasi Jacobian. Selain itu, ditemukan pula bahwa solusi trivial dapat muncul pada jarak yang sangat besar dari sistem akibat sifat peluruhan medan Coulomb. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun metode quasi-Newton secara teoritis lebih efisien dalam jumlah evaluasi fungsi, metode berbasis rekonstruksi Jacobian secara eksplisit dapat memberikan stabilitas numerik yang lebih baik pada permasalahan pencarian titik pelana dalam sistem potensial elektrostatik multimuatan.
Copyrights © 2026