Supervisor pada perusahaan fast-moving consumer goods (FMCG) menghadapi tuntutan operasional kompleks yang memerlukan konsistensi kinerja di bawah tekanan tinggi. Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, dukungan organisasi, dan resiliensi karyawan terhadap kinerja supervisor pada perusahaan FMCG di Pasuruan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda.. Kuesioner didistribusikan kepada seluruh populasi supervisor lini pertama (50 orang) melalui total sampling, dan 31 kuesioner lengkap dapat diolah (response rate 62%). Hasil menunjukkan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kinerja supervisor, dengan model yang menjelaskan 69,6% variasi kinerja (R²=0,696; adjusted R²=0,662; F=20,590; p<0,001). Resiliensi karyawan memiliki koefisien terstandar terbesar (β=0,559), diikuti dukungan organisasi (β=0,324) dan kepemimpinan transformasional (β=0,289). Interval kepercayaan 95% seluruh koefisien tidak mencakup nol, namun karena desain cross-sectional dan ukuran sampel yang kecil, temuan ini bersifat asosiatif dan perlu dikonfirmasi pada sampel yang lebih besar. Temuan ini menegaskan peran kritis kapasitas adaptif individu dalam lingkungan operasional bertekanan tinggi dan memberikan panduan praktis bagi perusahaan FMCG untuk mengombinasikan penguatan resiliensi supervisor dengan intervensi organisasi berupa dukungan sumber daya dan pengembangan kepemimpinan atasan.
Copyrights © 2026