Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronik yang ditandai kurangnya sekresi insulin atau peningkatanresistensi seluler terhadap insulin yang mengakibatkan kadar gula darah menigkat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dan menganalisis efektivitas biaya terapi antidiabetik oral tunggal dan komibinasi pada pasien DM tipe 2rawat jalan peserta BPJS di Puskesmas Rumbia Kabupaten Bombana Periode 2022. Penelitian ini merupakan metodedeksriptif dan analisis kuantitatif pada data rekam medik pasien dan biaya pengobatan. Penentuan populasi padapenelitian ini menggunakan teknik purposive samping dan pengumpulan sampel sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitianmenunjukkan terapi antidibetik oral tunggal yang lebih cost efektif adalah terapi metformin hal ini kerena memiliki biayarata-rata lebih rendah yaitu, Rp.174.346, Efektivitas terapi lebih tinggi yaitu 83,33% dan nilai ACER lebih rendah yaitu RP.2.092. Sedangkan kelompok terapi antidibetik oral kombinasi yang lebih cost efektif adalah terapiglibenklamid+metformin hal ini kerena memiliki biaya rata-rata lebih rendah yaitu, Rp.186.600, Efektivitas terapi yaitu75% dan nilai ACER lebih rendah yaitu RP. 2.488. pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas RumbiaKabupaten Bombana.
Copyrights © 2026