Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dengan angka kejadian yang relatif tinggi, khususnya pada sektor pekerjaan dengan risiko bahaya fisik yang besar. Kondisi ini menuntut adanya peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi situasi darurat di tempat kerja. Pengetahuan yang memadai mengenai Pertolongan Pertama (First Aid) merupakan salah satu komponen penting dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), karena dapat membantu meminimalkan tingkat keparahan cedera, mencegah komplikasi lanjutan, serta mendukung upaya pencapaian Zero Accident. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian simulasi penanganan cedera (First Aid) terhadap peningkatan pengetahuan First Aid pada karyawan perusahaan di Kota Bontang Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental melalui rancangan one group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah karyawan perusahaan di Kota Bontang yang bekerja pada lingkungan kerja dengan risiko kecelakaan tinggi. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat pengetahuan First Aid diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa edukasi dan simulasi First Aid. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test karena data tidak berdistribusi normal. Karakteristik responden didominasi oleh laki-laki, berada pada usia produktif, berpendidikan SMA/SLTA, serta bekerja sebagai operator dan mekanik yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi (Z = -6,290; p-value < 0,001). Sebanyak 98% responden mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan. edukasi dan simulasi First Aid.Imulasi penanganan cedera (First Aid) terbukti efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan First Aid pada karyawan perusahaan di Kota Bontang. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pekerja dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat, sehingga berkontribusi dalam meminimalkan risiko cedera dan mendukung tercapainya Zero Accident di lingkungan kerja.
Copyrights © 2026