E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika
Vol. 21 No. 2 (2026) : Oktober 2026

GENERALISASI TEMPORAL MODEL KLASIK DAN MODEL BERBASIS TRANSFORMER UNTUK KLASIFIKASI SENTIMEN TINGKAT TARGET PADA JUDUL BERITA PERBANKAN INDONESIA

Eka Ratri Noor W (Universitas Brawijaya)
Salnan Ratih Asriningtias (Universitas Brawijaya)
Dwi Utari Surya (Universitas Brawijaya)
Harnan Malik Abdullah (Universitas Brawijaya)
Rachmad Andri Atmoko (Universitas Brawijaya)
Muhammad Rifqi Ardhian (PT CMLABS INDONESIA DIGITAL)
Mochamad Surya Rafliansyah (PT CMLABS INDONESIA DIGITAL)
Mahendra Dwi Purwanto (PT CMLABS INDONESIA DIGITAL)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2026

Abstract

Klasifikasi sentimen tingkat target (target-level sentiment classification) pada judul berita berbahasa Indonesia menghadapi tantangan berupa keterbatasan konteks, ketidakseimbangan kelas, dan perubahan narasi pemberitaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja model klasik dan IndoBERT dalam mengklasifikasikan sentimen tingkat target pada judul berita mengenai BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BSI. Dataset gold standard disusun dari 2.000 judul berita yang diterbitkan pada tahun 2023–2025 melalui anotasi manual dan adjudikasi (penyelesaian ketidaksepakatan antaranotator). Kesepakatan antaranotator (inter-annotator agreement) menghasilkan Cohen's kappa sebesar 0,884 untuk relevansi dan 0,772 untuk sentimen. Sebanyak 1.957 judul yang dinyatakan relevan diberi label negatif, netral, atau positif. Model klasik berupa logistic regression dan linear support vector machine (SVM) dengan representasi term frequency–inverse document frequency (TF-IDF) kata serta gabungan kata dan karakter. Evaluasi model klasik dilakukan melalui validasi silang 5-fold berbasis grup (group-aware cross-validation), sedangkan perbandingan dengan IndoBERT dilakukan melalui pengujian temporal menggunakan data 2023–2024 sebagai development set (pelatihan dan validasi) dan 538 judul 2025 sebagai data uji temporal terkunci (locked temporal test set). Hasil pengujian temporal menunjukkan bahwa SVM dengan fitur gabungan kata dan karakter mencapai Macro-F1 sebesar 0,8278 dan akurasi sebesar 0,9015. IndoBERT memperoleh Macro-F1 tertinggi sebesar 0,8592 dan balanced accuracy sebesar 0,8753. Sentimen negatif menjadi kelas yang paling sulit diklasifikasikan, sementara kinerja model bervariasi antarbank. Hasil tersebut menunjukkan bahwa IndoBERT lebih baik dalam mengenali ketiga kelas secara seimbang, sedangkan SVM menghasilkan akurasi keseluruhan yang lebih tinggi pada data uji. Kedua pendekatan berpotensi mendukung penyaringan judul berita dalam pemantauan media perbankan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

e-link

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Energy

Description

E-Link : Jurnal Teknik Elektro dan Informatika yang dikelola oleh Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik, Jurnal ini sudah terbit semenjak tahun 2007, tetapi mengalami perubahan E-ISSN pada tahun 2019. E-Link berisi karya-karya Ilmiah Teknik / Rekayasa dibidang Elektro dan Informatika ...