Spodoptera frugiperda J.E. Smith merupakan hama invasif utama pada tanaman jagung yang menyebabkan kerugian hasil cukup tinggi, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui insektisida nabati berbasis minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi ukuran partikel formulasi emulsifiable concentrate (EC) berbasis minyak atsiri sirih hutan (Piper aduncum), α-humulene, dan kombinasinya, menentukan toksisitas formulasi tunggal, serta mengevaluasi respons biologis S. frugiperda. Ukuran partikel dianalisis menggunakan particle size analyzer, toksisitas ditentukan melalui analisis probit, dan respons biologis diuji pada enam perlakuan dengan empat ulangan pada konsentrasi aplikasi 10 mL/L. Data respons biologis dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey 5%. Ukuran partikel rata-rata formulasi berkisar 1,184–1,352 µm. Pada 24 dan 48 jam setelah aplikasi, nilai LC₅₀ formulasi sirih hutan masing-masing sebesar 3,97 dan 3,47% (v/v), sedangkan formulasi α-humulene sebesar 5,53 dan 5,23% (v/v). Pada konsentrasi 10 mL/L, kombinasi (1:1) menghasilkan mortalitas tertinggi (25,00%) pada 48 jam setelah aplikasi, memperpanjang stadia larva, serta menurunkan persentase pembentukan pupa. Abnormalitas perkembangan berupa gangguan pembentukan pupa, malformasi pupa, incomplete eclosion, dan malformasi imago juga ditemukan pada individu yang mendapat perlakuan formulasi. Hasil ini menunjukkan bahwa formulasi EC berbasis minyak atsiri sirih hutan dan α-humulene menimbulkan respons letal dan subletal terhadap S. frugiperda.
Copyrights © 2026